5 Undangan Pernikahan Islami Digital Modern & Syar’i

5/5 - (477 votes)

Undangan pernikahan islami adalah cara sopan dan penuh makna untuk mengabarkan kabar bahagia Anda kepada keluarga dan sahabat. Dengan undangan pernikahan islami, ajakan hadir ke akad dan walimah bisa disampaikan rapi, sesuai adab, dan tetap terasa hangat. Di era digital, undangan pernikahan islami semakin mudah dibuat dan dibagikan lewat tautan, namun tetap bisa menyertakan salam, ayat Al-Qur’an, dan doa yang meneduhkan.

Artikel ini memandu Anda memahami maknanya, memilih desain yang tepat, menulis teks undangan yang santun, serta menyiapkan detail penting seperti RSVP, peta lokasi, dan catatan etika. Bahasa dibuat sederhana agar mudah dipahami oleh pembaca usia 17–50 tahun.

5 Daftar Undangan Pernikahan Islami Digital

Qamar Mosque

qamar mosque

Tema Qamar Mosque menghadirkan suasana islami yang romantis dengan sentuhan Sunda melalui lanskap pegunungan, floral melimpah, dan langit senja bertabur bintang. Kubah masjid biru dan bulan “qamar” menjadi fokus visual, dipadu palet lavender–biru–krem emas dengan aksen hijau lembut. Tipografinya seimbang: nama mempelai tampil elegan, sementara isi tetap mudah dibaca.

Cocok untuk acara modern yang tetap syar’i. Nuansanya dreamy namun tidak berlebihan—pas untuk akad di masjid atau resepsi malam hari.

Jabal Mosque

jabal mosque

Tema Jabal Mosque memadukan nuansa alam pegunungan dengan arsitektur masjid bergaya klasik. Latar bukit hijau, langit biru cerah, taman bunga warna-warni, dan air mancur menghadirkan kesan segar serta hangat. Palet warna earth tone (hijau, krem, cokelat tembaga) berpadu biru teduh sehingga teks mudah dibaca dan foto tampil natural.

Karakter “jabal” yang kokoh terasa bersahabat—pas untuk akad siang hari, resepsi outdoor, atau venue bernuansa garden/woodland. Untuk memperkuat tema, gunakan dress code earth tone atau biru-hijau, sisipkan ayat Ar-Rum 21 di pembuka, dan pilih musik lembut agar suasana tetap syar’i. Hasilnya: undangan yang terasa natural, modern, dan tetap elegan.

Safa Mosque

safa mosque

Tema Safa Mosque menonjolkan kesucian dan ketenangan lewat arsitektur masjid putih megah, jalan setapak simetris, serta langit berawan lembut. Palet warna ivory–krem, biru muda, dan hijau sage memberi kesan bersih dan rapi, dengan aksen gold tipis yang elegan. Area konten terasa lapang sehingga teks mudah dibaca, cocok untuk konsep akad yang formal dan khidmat. Nuansa “safa” yang bersih membuat foto pasangan dan detail dekor terlihat lebih menonjol tanpa ramai.

Rekomendasi: gunakan dress code putih/pastel dan pilih nasyid lembut agar atmosfer tetap sakral dan modern. Cocok untuk akad siang hari di masjid atau resepsi indoor yang ingin tampil minimalis-elegan.

Qubbat Mosque

qubbat mosque

Tema Qubbat Mosque menonjolkan kemegahan kubah emas dengan nuansa garden yang segar. Latar perbukitan hijau, kolom-kolom masjid bergaya klasik, serta bingkai bunga mawar peach–pink dan ungu menghadirkan kesan elegan namun natural. Palet warna didominasi hijau sage, krem/ivory, dan sentuhan peach–mauve; kombinasi ini membuat teks nyaman dibaca sekaligus memberi atmosfer hangat. Karakter “qubbat” (kubah) memberi kesan mewah yang halus—pas untuk akad di masjid, resepsi outdoor/semio utdoor, atau tema garden-classic.

Rekomendasi: pilih dress code hijau sage/ivory atau pastel peach dan gunakan foto bernuansa warm.

Nayyara Mosque

nayyara mosque

Tema Nayyara Mosque menghadirkan suasana “bercahaya” ala golden hour dengan langit pastel biru–peach, latar pegunungan, dan hamparan taman yang hijau. Arsitektur masjid berkubah bertingkat memberi kesan megah, sementara rangkaian bunga tropis (bird of paradise, lotus, mawar) menambah sentuhan romantis-modern.

Palet warna hangat: beige/ivory, blush peach, biru langit, dan hijau olive membuat teks mudah dibaca serta foto tampak natural. Karakter Nayyara yang lembut–glam cocok untuk akad atau resepsi sore menjelang senja, terutama venue outdoor/garden.

Rekomendasi: pilih dress code earth tone atau peach–olive dan gunakan foto dengan tone hangat untuk menguatkan kesan sakral nan elegan.

Apa itu undangan pernikahan islami?

Definisi dan tujuan

Undangan pernikahan islami adalah undangan yang memadukan informasi acara dengan nilai-nilai syariah: salam pembuka, bismillah, ayat atau hadits pilihan, serta doa yang baik. Tujuannya bukan sekadar memberi tahu waktu dan tempat, tetapi juga mengajak tamu hadir dengan cara yang sopan, memuliakan tamu, dan menjaga kesederhanaan sesuai ajaran Islam.

Akad vs Walimah

  • Akad nikah: fokus pada keabsahan dan sakralitas, sering dilangsungkan di masjid atau rumah. Teks undangan biasanya tegas dan sederhana, menyebutkan wali, saksi (bila perlu), serta waktu akad yang tepat.
  • Walimatul ‘urs (resepsi): ajakan syukur dan berbagi kebahagiaan. Bahasanya bisa lebih hangat, mencantumkan waktu kedatangan tamu, susunan acara (opsional), dan keterangan tambahan seperti parkir atau denah area.

Prinsip Adab Syariah

  • Tidak berlebihan: hindari visual dan kata-kata yang mencolok berlebihan. Pilih desain bersih, elegan, dan hemat.
  • Memuliakan tamu: gunakan kata-kata sopan, sediakan RSVP agar tuan rumah dapat menyiapkan jamuan dengan baik.
  • Jujur dan jelas: cantumkan tanggal (Masehi dan jika berkenan Hijriah), waktu, lokasi, serta kontak.
  • Menjaga privasi: bagikan tautan kepada tamu yang relevan, hindari penyebaran yang terlalu luas bila acara terbatas.

Contoh Teks Undangan Pernikahan Islami

Contoh Teks Undangan Pernikahan Islami

Catatan:

  • Silakan sesuaikan nama, waktu, dan lokasi.
  • Anda bisa menambahkan tautan RSVP, peta Google Maps, serta catatan dress code syar’i.

Contoh Singkat Untuk WhatsApp

Versi 1 — Singkat padat

BismillahirrahmanirrahimAssalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dengan memohon rahmat Allah, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara(i) hadir pada akad nikah:
[Nama Mempelai A] & [Nama Mempelai B]
– Hari/Tanggal: [Senin, 12 Mei 2025]
– Waktu: [09.00 WIB]
– Tempat: [Masjid/Alamat]
– Link Undangan: https://invi.id/undangan-kamu/
Semoga kehadiran Anda menjadi doa dan berkah.
Wa’alaikumussalam.

Versi 2 — Tambah ayat

Bismillah
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia menciptakan untukmu pasangan…” (Ar-Rum: 21)
Dengan penuh syukur, kami mengundang ke akad dan walimah:
[Nama A] & [Nama B]
– Akad: [Hari, Tanggal, Pukul] – [Lokasi]
– Walimah: [Hari, Tanggal, Pukul] – [Lokasi]
– Maps: [Link-Google Maps]
– Link Undangan: https://invi.id/undangan-kamu/
Jazakumullahu khairan atas doa dan kehadiran.

Versi 3 — Sangat ringkas

Assalamu’alaikum. Mohon doa dan kehadiran pada pernikahan [A & B], [Tanggal, Jam], [Lokasi].
– Detail Undangan: https://invi.id/undangan-kamu/
Barakallahu lakuma.

Contoh Lengkap Akad di Masjid

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dengan memohon ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala, kami bermaksud menyelenggarakan akad nikah putra/putri kami:
[Nama Lengkap Putra/Putri], putra/putri dari Bapak [Nama Ayah] dan Ibu [Nama Ibu]
dengan
[Nama Lengkap Pasangan], putra/putri dari Bapak [Nama Ayah] dan Ibu [Nama Ibu]
Insya Allah akan dilaksanakan pada:
– Hari/Tanggal: [Sabtu, 21 Syawal 1446 H / 24 Mei 2025]
– Waktu: [09.00 WIB s.d. selesai]
– Tempat: [Masjid An-Nur, Jl. Contoh No. 10, Kota]
– Ayat pengingat: “Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu…” (An-Nur: 32)
– Link undangan: https://invi.id/undangan-kamu/
Mohon doa agar prosesi berjalan lancar dan berkah.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Contoh Walimatul ‘urs (resepsi)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Segala puji bagi Allah atas limpahan rahmat-Nya. Dengan bahagia kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara(i) pada walimatul ‘urs:
[Nama A] & [Nama B]
– Hari/Tanggal: [Minggu, 25 Mei 2025]
– Waktu: [11.00–14.00 WIB]
– Tempat: [Gedung/Balai/Kediaman, Alamat]
– Adab tamu: memuliakan, tidak berdesakan, serta menjaga kesopanan.
– Link undangan: https://invi.id/undangan-kamu/
Barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fi khair.

Contoh bilingual (Indonesia–Arab/Inggris)

Bismillahirrahmanirrahim
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Dengan memohon rahmat Allah, kami mengundang ke pernikahan:
[Nama A] و [Nama B]
– Akad: [Hari/Tgl, Waktu], [Masjid/Alamat]
– Walimah/Reception: [Hari/Tgl, Waktu], [Lokasi]
– Ayat: “وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا…” (الروم: 21)
– Translation: “And of His signs is that He created for you from yourselves mates…” (Ar-Rum 21)
Link undangan: https://invi.id/undangan-kamu/
We kindly request your dua and presence.

Contoh acara terpisah (akad keluarga kecil + resepsi umum)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kami mohon doa restu atas pernikahan putra/putri kami:
[Nama A] & [Nama B]
– Akad Keluarga (terbatas): [Sabtu, 24 Mei 2025 | 09.00 WIB | Rumah Keluarga, Alamat]
– Walimah (umum): [Minggu, 25 Mei 2025 | 11.00–14.00 WIB | Gedung, Alamat]
– Link undangan: https://invi.id/undangan-kamu/
Mohon kehadiran di waktu walimah. RSVP & Peta: [Tautan]. Catatan: mohon menjaga ketertiban dan kesopanan selama acara.

Desain Undangan Pernikahan Islami

Palet warna yang elegan dan aman

Warna lembut dan hangat membantu undangan mudah dibaca sekaligus terasa teduh. Pilihan populer: hijau sage, krem–gold, pastel, black–gold, serta earth tones (cokelat, terracotta). Hindari kombinasi yang menyilaukan atau kontras terlalu ekstrem. Untuk tema masjid, putih bersih dengan aksen emas tipis terasa sakral dan elegan.

Tipografi dan aksen Arabic

Gunakan kombinasi font Latin yang mudah dibaca untuk isi (misalnya sans-serif modern) dan font aksen untuk judul (misalnya kaligrafi bismillah atau tulisan Arab untuk heading). Pastikan hierarki jelas: nama mempelai paling menonjol, disusul waktu dan lokasi, lalu detail tambahan. Hindari terlalu banyak jenis font agar undangan tetap rapi.

Elemen grafis bernapas Islami

Motif geometris Islami, ilustrasi kubah, bulan sabit, hingga kaligrafi bismillah bisa menjadi aksen yang indah. Gunakan seperlunya agar tidak terlihat ramai. Untuk undangan digital, resolusi visual harus tajam namun ukuran file tetap ringan supaya cepat dimuat saat dibuka dari tautan.

Layout dan hierarki informasi

Susun informasi dari paling penting ke pelengkap: judul (Undangan Pernikahan), nama mempelai, tanggal dan waktu, lokasi, RSVP, peta, catatan adab/dress code. Jaga white space agar teks leluasa bernapas. Pastikan kontras warna antara teks dan latar cukup tinggi sehingga tetap terbaca oleh tamu dari berbagai kelompok usia.

Aksesibilitas dan mobile-first

Mayoritas tamu akan membuka undangan melalui ponsel. Karena itu, pilih ukuran font yang nyaman (14–16 px ke atas untuk isi), gunakan gambar terkompresi, dan pastikan tombol RSVP cukup besar. Sertakan tautan peta Google Maps agar tamu mudah menavigasi. Jika ingin menambah elemen audio, pilih nada lembut seperti nasyid yang sesuai nilai syar’i; untuk inspirasi, Anda dapat melihat kurasi lagu pernikahan islami yang temanya meneduhkan.

Etika walimah dan privasi dalam undangan digital

Tidak berlebihan dan tetap santun.

Pernikahan adalah momen syukur, bukan ajang pamer. Jaga desain tetap sederhana, kalimat sopan, serta hindari detail yang tak perlu. Teks undangan sebaiknya mengundang dengan hangat, bukan memaksa.

Amplop digital yang santun (opsional)

Jika menyediakan amplop digital, gunakan kalimat yang tidak menuntut. Misalnya: “Kehadiran dan doa sudah sangat membahagiakan. Jika berkenan berbagi hadiah, berikut kami sediakan pilihan.” Hindari menonjolkan rekening di bagian atas; letakkan setelah informasi inti atau di halaman terpisah.

Privasi tautan dan distribusi

Undangan digital mudah dibagikan. Untuk menjaga privasi, kirimkan kepada tamu yang relevan. Jika perlu, aktifkan opsi non-index/privasi agar tautan tidak mudah ditemukan mesin pencari. Hindari mengunggah informasi pribadi berlebihan (misal nomor kartu identitas). Pengaturan komentar/guestbook juga sebaiknya dimoderasi.

Kapan mengirim undangan?

Idealnya undangan digital dibagikan 3–6 minggu sebelum acara, lalu diingatkan lagi H-7 dan H-1. Untuk pertimbangan rinci berdasarkan tipe acara dan domisili tamu, rujuk panduan waktu terbaik sebar undangan agar distribusi lebih efektif dan sopan.

FAQ

Apa saja isi wajib undangan pernikahan islami?

  • Salam pembuka dan bismillah.
  • Ayat/hadits atau kalimat nasihat singkat.
  • Nama mempelai dan orang tua/wali (opsional jika ingin ringkas).
  • Tanggal, waktu, dan lokasi (jelas dan akurat).
  • Tautan RSVP dan peta lokasi.
  • Catatan adab/dress code bila diperlukan.

Ayat/hadits apa yang sering dipakai?

  • Ar-Rum 21 tentang pasangan sebagai tanda kebesaran Allah.
  • An-Nur 32 tentang anjuran menikah.
  • Hadits walimah dan doa kebaikan bagi pengantin. Pilih yang singkat dan relevan agar undangan tetap ringkas.

Bagaimana contoh teks undangan walimah yang singkat dan sopan?

  • Cukup pembuka salam, identitas pasangan, waktu-tempat, RSVP, dan doa penutup. Hindari kata-kata berlebihan. Lihat contoh WhatsApp singkat di atas dan sesuaikan kebutuhan.

Kapan waktu terbaik mengirim undangan digital?

  • 3–6 minggu sebelum acara, lebih cepat jika banyak tamu luar kota. Kirim pengingat H-7 dan H-1.

Apa bedanya undangan akad dan resepsi?

  • Akad menekankan aspek sakral dan legal, biasanya informasi lebih ringkas dan fokus pada waktu akad, wali, serta tempat (sering di masjid). Resepsi menonjolkan jamuan syukur; informasi bisa memuat susunan acara, alur tamu, dan parkir.

Bagaimana menulis amplop digital secara santun?

  • Gunakan kalimat pilihan, hindari kata-kata yang terasa mewajibkan. Sisipkan di bagian bawah undangan, dan tetap tekankan bahwa doa serta kehadiran adalah prioritas.

Perlukah mencantumkan dress code syar’i?

  • Boleh, terutama bila akad di masjid atau resepsi dengan area terpisah. Tulis singkat: “Mohon berbusana sopan dan menutup aurat.” Hindari nada menggurui.

Apakah perlu QR code atau RSVP online?

  • Sangat membantu. RSVP memudahkan perencanaan konsumsi dan seating. QR code memudahkan check-in dan mengurangi antrean. Pastikan tombol dan link mudah ditemukan.

Bagaimana bila acara terbatas?

  • Tulis jelas di teks undangan: “Acara terbatas untuk keluarga inti.” Simpan privasi tautan, dan sampaikan dengan sopan saat membagikan link.

Kesimpulan

Undangan pernikahan islami memadukan esensi syukur, adab, dan keindahan visual yang sederhana. Di era digital, Anda bisa membuat undangan yang rapi dan syar’i: ada salam pembuka, ayat pilihan, doa, detail waktu–tempat, RSVP, peta, serta catatan etika. Dengan pendekatan ini, tamu merasa dihormati, informasi mudah dipahami, dan persiapan acara lebih tertata. Pilihan tema pun beragam, dari yang minimalis hingga elegan.

Siap mulai? Coba tema Qamar Mosque, Jabal Mosque, Safa Mosque, Qubbat Mosque, atau Nayyara Mosque di invi.id. Edit teks salam, sisipkan ayat, tambahkan RSVP dan tautan peta, lalu bagikan via WhatsApp. Semoga ikhtiar Anda dimudahkan dan acara berlangsung penuh berkah.

Bagikan artikel:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *