The Wedding of

Liem & Etsa

The Wedding of

Liem

&

Etsa

Saturday, 10 October 2026

L

&

E

Love does not alter the beloved, it alters itself.

~Søren Kierkegaard

Groom & Bride

Liem

Liem Septian Adi Nugroho, S.Si.Teol, CCM.

Anak pertama dari tiga bersaudara
The first child of three siblings
Bapak Bambang Setiawan
dan Ibu Inah Susiyawati

&

Etsa

Etsa Melica Sihombing, S.H.

Anak kedua dari tiga bersaudara
The second child of three siblings
Bapak Dr. (C), Daulat Sihombing, S.H., M.H.
dan Ibu Rohmian Sipayung, A.Md.Kes.

Save The Date

00
Days
00
Hours
00
Minutes
00
Seconds

Dalam kasih dan karunia Tuhan, kami ingin berbagi hari bahagia kami dan mengundang Bapak/Ibu dan Teman-Teman sekalian untuk menghadiri Acara Pemberkatan Pernikahan kami. Kehadiran dan doa restu kalian akan sangat berarti bagi kami.

With God's love and blessing, we would like to share our happy day with you and invite you and all our friends to attend our Holy Matrimony ceremony. Your presence and blessing would mean so much to us

Holy Matrimony

Saturday

10 October 2026

11.00 WIB

GKI Agus Salim

Jl. KH. Agus Salim No.205, Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat

Dress Code

Sebagai tanda kebersamaan, boleh banget kalau berkenan mengenakan warna-warna ini di hari bahagia kami:
Sage Green, Dusty Rose, Terracota

Love Story

Ada kalanya dua jalan yang tampak tak berhubungan ternyata sudah lama berjalan sejajar, hanya menunggu satu titik untuk bersinggungan. Liem, saat itu, tengah menapaki jalannya sebagai seorang penutur filsafat di layar-layar kecil TikTok, ditemani sekitar 65 ribu pasang mata yang setia menyimak. Etsa, di jalan yang lain, merawat suaranya sendiri sebagai pencerita hukum dan feminisme bagi sekitar 3 ribu pendengar;jalan yang lebih sunyi, namun tak kalah teguh dipijak.

Selama kurang lebih satu tahun, Etsa diam-diam menjadi salah satu yang menyimak jalan Liem, hingga suatu hari di bulan Februari 2023, sebuah komentar di suatu kolom video yang acak menjadi pintu kecil yang tanpa disangka terbuka lebar. Liem memperhatikannya, lalu mengetuk pintu itu lewat sebuah pesan singkat. Begitulah dua jalan itu akhirnya bersinggungan;bukan karena rencana besar, melainkan karena satu komentar jujur yang tak sengaja ditemukan di tengah keramaian dunia maya.
Ada pertemuan yang butuh waktu lama untuk terasa akrab, dan ada pula yang seketika terasa seperti pulang. Yang kami alami adalah yang kedua. Sejak percakapan telepon pertama, waktu seolah kehilangan kuasanya atas kami; kami bicara dari hal-hal paling remeh hingga yang paling dalam, dan tak satu pun terasa membosankan. Rasanya seperti dua orang asing yang ternyata sudah lama saling mengenal dalam bahasa yang sama, hanya belum pernah dipertemukan raganya.

Dari situ kami sepakat pada satu hal sederhana: untuk saling mengenal dengan jujur, tanpa topeng, tanpa berpura menjadi versi yang lebih baik dari diri kami yang sesungguhnya. Mengusahakan cinta di setiap detik dan detak. Hingga tibalah di suatu hari baik,14 Mei 2023, kami resmi menautkan dua jalan itu menjadi satu;meski jarak masih membentang panjang di antara kami, yang satu di tanah rayap besi dan yang lainnya di planet lain. Bagi Etsa, ini adalah pengalaman pertama membiarkan hatinya benar-benar terbuka bagi seseorang; sebuah lembar yang sebelumnya tak pernah ditulisi siapa pun. Bagi Liem... ini adalah buku baru baginya, di antara buku-buku yang sudah usang di dalam lemari usang di ujung ruang.
Tak ada jalan panjang yang ditempuh tanpa tanah becek dan tanjakan curam. Hampir dua tahun menjalani hubungan jarak jauh mengajarkan kami bahwa cinta bukan sekadar rasa yang menggenang, melainkan sesuatu yang harus terus diperjuangkan agar tidak mengering. Di masa-masa awal, kami sering berhadapan dalam perdebatan tentang nilai-nilai yang kami pegang teguh, saling menguji apakah fondasi kami cukup kokoh untuk dibangun bersama.

Setelah pandangan-pandangan itu perlahan menemukan titik temunya, Tuan Putri memutuskan merantau ke Jakarta, memulai babak baru dalam hidupnya. Kami sempat mengira bahwa persoalan komunikasi adalah tantangan terbesar yang akan kami hadapi; hingga kenyataan berkata lain. Silih berganti, persoalan pertemanan, pekerjaan, keluarga, hingga keuangan datang menghampiri, seolah menguji seberapa dalam akar yang telah kami tanam.
Ada masa ketika kami merasa tak akan sanggup melewati semuanya. Namun justru di titik paling rapuh itulah kami belajar bahwa cinta yang sungguh-sungguh tidak pernah berjalan sendirian; ada kasih yang jauh lebih besar yang menopang setiap langkah kami, memberi kekuatan untuk menyelesaikan satu demi satu persoalan yang datang.

Dari situlah benih rencana pernikahan ini tumbuh. Kami memilih untuk tidak tergesa, sebab kami percaya bahwa pernikahan bukanlah perayaan sesaat, melainkan sebuah janji seumur hidup yang dipikul berdua. Menikah, bagi kami, adalah ikrar di hadapan Tuhan untuk sungguh-sungguh hadir bagi satu sama lain; dalam suka maupun duka, dalam terang maupun gelap; untuk menjaga, mengasihi, dan setia hingga akhir masa.
"Jika pada akhirnya kehidupan adalah siklus yang berulang, aku ingin selalu bersamamu. Atau jikapun kehidupan memiliki ujungnya, akan ku dorong hingga tiada taranya. Dan jika, ternyata memang tidak dapat demikian, aku ingin berada di ujung kehidupan bersamamu"

Kado/Present

Doa yang tulus dari kamu adalah kado terbaik untuk kami. Seriussss..... Tapi kalau kamu tetap ngotot mau kasih kado, ya sudahhh. Kami dengan sukacita menerima lewat jalur digital di bawah ini ya 🥰


Your prayers are honestly the best gift ever. We meannn it..... But hey, if you really insist on sending something, fine, twist our arm 😅 We'd happily accept it digitally or at the address below 🥰

Kirim Kado:

Apartemen Mediterania Marina Ancol Tower B Lantai 26, Jl. Karang Bolong Raya No.1, RT.1/RW.11, Ancol, Kec. Pademangan, Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14430

Copy

Liem Septian Adi Nugroho

2380716642

Copy

Etsa Melica Sihombing

8000899250

Copy


BREAKING NEWS 🚨
Pengantin butuh bukti kamu beneran niat dateng! Cara membuktikannya gampang kok! Konfirmasi kehadiranmu di sini dan boleh banget loh drop ucapan receh atau baper, bebas!
The couple needs proof you're actually planning to show up! Easy way to prove it! Confirm your attendance + drop us a message, cheesy or heartfelt, your call!

Terima Kasih

Kamu itu ibarat bumbu rahasia di hari kebahagiaan kami, tidak kelihatan di menu, tapi bikin semuanya terasa lebih enak. Terima kasih sudah mau hadir dan semua ucapan yang diberikan! Sampai ketemu di hari H ya!!!

Liem & Etsa

  • Cover
  • Couple
  • Event
  • Gallery
  • Love Story
  • Gift
  • RSVP

Keluarga Besar

Mempelai Pria

Bapak Bambang Setiawan
dan Ibu Inah Susiyawati

Keluarga Besar

Mempelai Wanita

Bapak Dr. (C), Daulat Sihombing, S.H., M.H.
dan Ibu Rohmian Sipayung, A.Md.Kes.

Klik Datangya. Pilih Undangan Terbaikmu ❣️

The Wedding of

Liem & Etsa

Saturday, 10 October 2026